18 Penyebab Mimisan Mendadak / Pada Anak & Cara Mengatasinya

Penyebab Mimisan Mendadak / Pada Anak & Cara Mengatasinya

Apa itu mimisan?

Mimisan mempunyai istilah medis yang disebut dengan epistaksin, dimana artinya merupakan suatu gejala keluarnya darah melalui bagian hidung. Mimisan juga tidak memandang bulu, usia dan jenis kelaminnya dan siapa saja dapat mengalami hal tersebut. Mulai dari anak anak hingga orang lanjut usia, kemungkinna bisa mengalami gerjala mimisan yang sama.Selama beberapa menit biasanya mimisan akan terjadi mendadak secara tiba tiba, atau bahkan hanya beberapa detik saja. Akan sangat terasa tidak nyaman dan aneh pada bagian hidung ketika mengalami mimisan, karena darah segar akan keluar namun pada hidung tidak akan merasakan sakit ataupun perih.

Bukanlah suatu gejala penyakit kronis ataupun penyakit yang serius pada dasarnya mimisan tersebut, terutama saat terjadi pada waktu yang normal. Saat anda mengalami mimisan maka anda tidak perlu panik, dan tetap merasa tenang adalah hal paling penting yang harus anda lakukan.Namun apabila anda mengalami mimisan mendadak yang disertai sakit kepala,tentunya perlu segera diperiksakan kondisi anda ke dokter segera.

Bagaimana mimisan mendadak dapat terjadi ? 

Banyak yang menjadi pertanyaan, sebenarnya apa yang menyebabkan mimisan dapat terjadi? Apa penyebab mimisan disertai sakit kepala tersebut? apa penyebab mimisan mendadak? Apa penyebab mimisan pada anak / bayi? dan apa penyebab mimisan pada orang dewasa? dan apa penyebab mimisan pada ibu hamil? Kemudian jawaban sederhana muncul, yaitu mimisan terjadi baik anak anak maupun hingga orang dewasa disebabkan karena pecahnya pembuluh darah pada bagian dalam hidung.

Apa jenis dari penyakit mimisan?

Jenis mimisan secara garis besar memiliki 2 jenis utama. Gejala dari kedua jenis utama mimisan ini sendiri terbagi atas lokasi daripendarahan pada hidung. Berikut ini adalah kedua jenis dari mimisan tersebut:

  1. Mimisan Anterior
    Salah satu jenis mimisan yang paling sering terjadi pada tubuh adalah mimisan anterior. Kasus mimisan 90% adalah jenis mimisan anterior. Mimisan anterior secara umum adalah mimisan yang terjadi karenapendarahan pada bagian depan hidung.
  2. Mimisan Posterior
    Jenis mimisan yang jarang terjadi adalah jenis mimisan posterior, dan bila dibanding dengan jenis mimisan posterior, maka mimisan jenis ini lebih memiliki kondisi yang serius. Dan pendarahan yang muncul biasanya lebih banyak. Asal dari pendarahan mimisan anterior ini adalah dari pembuluh darah yang berada pada bagian belakang hidung, yaitu diantara langit langit mulut dan rongga hidung. 

Baca juga : Ketahui ciri ciri gejala penyakit sinusitis & obat herbalnya.

Siapa saja yang dapat mengalami gejala mimisan?

Siapapun pada dasarnya dapat mengalami gejala mimisan. Namun demikian, beberapa kelompok yang memiliki faktor resiko cukup tinggi dalam mengalami gejala mimisan adalah sebagai berikut,yaitu:

  • Anak – anak
  • Lansia
  • Ibu hamil
  • Pengguna obat – obatan yang bersifat antikogaulan
  • Penderita hemofilia

Apa saja yang dapat menyebabkan terjadinya mimisan?

Apa yang sebenarnya menjadi penyebab mimisan tersebut terjadi? Apakah pernah mengalami mimisan namun anda tidak menyadari hal apa yang menyebabkan anda terkena mimisan tersebut? Sebenarnya ada beberapa penyebab yang menjadi penyebab terjadinya mimisan, beberapa diantaranya dapat anda lihat sebagai berikut ini:

1).Membuang ingus terlalu keras.
Ketika anda sedang tidak enak badan dan sedang flu, maka tubuh biasanya akan merespon denga mengeluarkan ingus dan bersin bersin. Wajib mengeluarkan ingus yang ada dalam hidung,namun terkadang beberapa orang membuang ingus dengan terlalu keras, sehingga pada akhirnya malah dapat menimbulkan mimisan.

2).Terlalu dalam mengorek hidung
Kebiasaan mengupil atau yang sering disebut dengan mengorek hidung sepertinya memang sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun ada baiknya anda memperhatikan ketika melakukan hal ini, yaitu apabila anda mengorek hidung terlalu dalam dan anda secara tidak sengaja melukai bagian dalam hidung, maka akan berpotensi terjadinya mimisan.

3).Perubahan tekanan udara.
Salah satu faktor alam yang dapat menimbulkan gejala mimisan adalah perubahan tekanan udara. Biasanya perubahan tekanan udara ini muncul pada 2 kondisi yaitu, udara yang terllau panas dan udara yang terlalu dingin.Dimana dapat menyebabkan terjadinya pecahpembuluh darah kedua kondisi tekanan tersebut. Terutama pada bagian hidung dan menyebabkan mimisan.

4).Penggunaan jenis obat – obatan
Mimisan dapat disebabkan juga karena pengaruh atau efek dari penggunaan obat obatan tertentu. Dimana dapat membuat pendarahan pada bagian hidung jenis obat obatan ini, yang disebabkan karena kandungan kimianya. Beberapa jenis obat obatan yang dapat menimbulkan gejala mimisan adalah seperti aspirin, antikoagulan dan inhaler yang digunakan secara berlebihan.

5).Disebabkan alergi
Bisa juga hal yang menjadi penyebab mimisan adalah disebabkan akrena seseorang mengalami alergi terhadap allergen dan polutan yang ada di udara. Polutan dan allergen yang ada di udara ini, terhirup secara tidak sengaja oleh hidung ke dalam tuubh. Sehingga pada akhirnya akan menimbulkan suatu alergi, terutama bagi orang yang sensitive hidungnya. Beberapa jenis polutan dan allergen yang dapat menyebabkan mimisan diantaranya adalah pasir dan debu, asap kendaraan bermotor,asap rokok, bau yang menyengat seperti bau sampah dan bau durian, kemudia Bulu atau kapuk terutama yang terdapat pada bantal atau guling.

6).Iritasi akibat senyawa kimia
Mimisan juga bisa terjadi akibat adanya iritasi akibat senyawa kimia. Yaitu adanya iritasi pada bagian rongga dan pangkal hidung yang disebabkan karena masuknya bahan kimia atau senyawa ke dalam hidung. Dapat menimbulkan reaksi gatal dan pendarahan pada beberapa bahan kimia, jika terhirup oleh hidung. Dan untuk menghindarinya sangat disarankan untuk wajib menggunakan masker, ketika bekerja dengan zat kimia dan bahan senyawa. Dan sebisa mungkin menghindari peralatan yang dapat menimbulkan atau menghasilkan bahan kimia.

7).Penggunaan NAPZA
Obat obatan terlarang dan narkotika yang sering disebut dengan narkoba juga dapat menimbulkan iritasi dan mimisan pada hidung, terutama pada jenis narkoba yang dihirup masuk ke dalam tubuh melalui hidung. Dan kokain adalah salah satu dari jenis narkoba tersebut. Maka sebaiknya hindarilah narkoba yang menimbulkan seribu macam bahaya bagi tubuh.

8)Muncul tumor pada rongga hidung
Suatu pertumbuhan benjolan yang tidak normal disebut dengan tumor, yang dalam hal ini muncul dan tumbuh pada bagian rongga hidung. Ketika semkin membesar, tumor tersebut dapat menyebabkan beberapa hal diantaranya dapat menutup saluran pernpasan, dan menekan pembuluh darah hingga pecah.

9).Adanya suatu kelainan pada sistem pembekuan darah
Beberapa orang memiliki suatu kondisi yang berbeda dari beberapa orang normal pada umumnya. Apabila secara umum luka pada orang dapat kering dan semuh dalam waktu singkat, maka penderita kelainan dalam system pembekuan darah (hemophilia) akansulit melakuakn proses tersebut. Dan mimisan adalah salah satu tanda gejala utama dari hemophilia yang merupakan pendarahan pada bagian tubuh tertentu.

10).Gejala psikosomatis
Salah satu gejala fisiologis yang disebabkan oleh faktor psikologis yaitu gejala psikosomatis. Dimana hal yang sering menyebabkan gangguan pada gejala iniadalah perasaan tertekan,stress,depresi,kecemasan aan sesuatu,takut dan phobia. Dimana beberapa kondisi psikologis tersebut memiliki dampak yang negative terhadap kondisi tubuh seseorang, dan salah satunya adalah kondisi hidung yang mengalami mimisan.

11).Terjadi kecelakaan
Kondisi mimisan yang dialami juga dapat merupakan akibat dari kecelakaan yang menimpa dirinya. Mulai dari kecelakaan ringan atau kecelakaan berat ang dapat menyebabkan mimisan ini. Contohnya seorang anak yang tengah bermain dan kemudian terjatuh lalu mengalami mimisan. Namun demikian, tidak akan selalu berujung pada mimisan kecelakaan tersebut.

12).Efek atau gejala dari penyakit – penyakit tertentu
Hal yang dapat menimbulkan mimisan berikutnya adalah beberapa jenis penyakit yang diidap oleh seseorang.Dan beberapa penyakit yang dapt menimbulkan mimisan adalah darah tinggi,demam berdarah, tumor,kanker, dan leukemia.

Apa yang harus dilakukan ketika mengalami gejala mimisan?
Ketika anda mengalami suatu gejala mimisan, anda dapat melakukan beberapa hal, antara lain :

  1. Tetap tenang dan jangan panik
  2. Kemudian duduk tenang atau agak tidur sedikit
  3. Dengan kedua jari kemudian pencet hidung anda. Dimana hal ini dapat membantu menghentikan pendarahan pada hidung anda.
  4. Dengan menggunakan tissue lalu tutup bagian hidung, dan bersihkan sisa darah yang masihkeluar dari hidung.
  5. Terakhir compress dengan menggunakan es batu, Hal ini bertujuan agar darah dapat membeku dan berhenti keluar.

Apakah mimisan berbahaya?

Apabila berdasarkan penyebab dan gejala yang muncul dari mimisan hidung. Maka pada dasarnya mimisan bukan lah suatu gejala yang secara berlebihan ditakuti. Cukup anda tunggu saja selama 10 – 15 menit, dan lakukan tips cara mengatasi mimisan yang telah dijelaskan sebelumnya. Mimisan dianggap tidak berbahaya jika terlihat tanda tanda seperti berikut ini:

  • Pendarahan terjadi tidak lebih dari 30 menit
  • Pendarahan mimisan terjadi dalam frekuensi yang jarang
  • Tidak banyak darah yang keluar dari hidung dan terkontrol
  • Tidak ada rasa perih atau sakit ketika mimisan

Anda tidak perlu panik apabila mengalami ke 4 hal tersebut. Anda baru bisa boleh panik, apabila hal seperti berikut ini terjadi sebaliknya yaitu:

  • Pendarahan atau mimisan terjadi dalam frekuensi waktu yang sangat sering
  • Terasa sakit dan nyeri pada bagian – bagian tertentu
  • Volume darah yang keluar sangat banyak
  • Detak jantung yang tidak teratur
  • Muntah darah
  • Kulit menjadi pucat
  • Mimisan yang dibarengi oleh bagian atau organ tubuh lainnya.

Anda patut mewarpadai apabila merasakan gejala seperti di atas. Mungkin saja ada penyakit kronis dan berbahaya pada diri anda saat ini.Dan ada baiknya segera pergi ke dokter apabila merasakan gejala seperti di atas tadi.

Baca juga : Ketahui ciri ciri gejala polip hidung & obat herbalnya.

Bagaimana cara mencegah terjadinya mimisan?

Untuk mencegah terjadinya mimisan sendiri lebih ditekankan kepada perubahan kebiasaan atau perilaku, seperti :

  • Tidak mengorek hidung terlalu dalam
  • Saat bekerja di lokasi yang banyak allergen dan polutan hendaknya memakai masker.
  • Tidak membuang ingus terlalu keras
  • Selalu jaga kesehatan dan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan – makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi. 

Penyebab mimisan pada anak:

Penyebab terjadinya mimisan pada anak bisa disebabkan karena adanya trauma atau benturan. Hal tersebut dapat terjadi pada anak dengan sendirinya, namun sebaiknya segera dilakukan pertolongan pertama apabila anak anda mengalami mimisan mendadak. Bisa juga mimisan pada anak disebabkan ketika dengue shocksyndrome yaitu yang terjadi saat terkena penyakit demam berdarah. Dimana akan terjadi pendarahan, yaitu salah satunya pendarahan lewat lubang hidung. Bisa juga mimisan pada anak anda diseabkan Karena bahan bahan kimia tertentu. Dan ada tiga prinsip untuk menghentikan mimisan, yaitu menghentikan pendarahan,mencegah komplikasi dan mencegah terjadinya kembali mimisan.

Untuk menghentikan pendarahan ringan mimisan pada anak dapat dilakukan dengan menekan kedua cuping hidung selama beberapa menit ke tengah. Dan jika terjadi pendarahan yang hebat dan gagal dengan cara menekan cuping hidung, maka sebaiknya penderita mimisan segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Mimisan pada anak dapat dicegah dengan cara sederhana yaitu menghindari mengorek orek hidung dan menghindari benturan. Selain itu, hindari juga menghirup bensin,asam sulfat,ammonia secara terus menerus.

Penyebab mimisan pada anak bisa diakibatkan karena beberapa hal berikut ini :

13).Selaput lendir dan pembuluh darah tipis
Penyebab mimisan pada anak yang pertama adalah dikarenakan selaput lendir dan pembuluh darah yang tipis.Pada anak mimisan bisa terjadi dikarenakan selaput lendir dan pembuluh darah yang masih tipis dan sensitife. Sehingga ada faktor pencetusnya, seperti (mengorek hidung,jatuh ataupun terpukul ) yang termasuk trauma ringan. Selaput lendir hidung menjadi kering,keras atau retak bisa juga disebabkan karena udara dingin atau panas terik yan pada akhirnya dapat menyebabkan darah langsung mengucur keluar. Dan biasanya mimisan terjadi spontan ringan dan mudah berhenti.

14).Alergi
Penyebab mimisan pada anak yang berikutnya dikarenakan karena alergi. Anak yang berusia di bawah 5 tahun cenderung lebih mudah mengalami alergi yang ditandai dengan bersin bersin, sering flu atau pilek, dan terkadang juga disertai batu yang berdahak dan napas berbau. Dimana hal yang dapat menyebabkan mimisan ini adalah bersin dan flu. Maka agar terjadinya mimisan dapat dikurangi, maka perludicari penyebab timbulnya alergi untuk dihindari.

15). Polusi udara

Mimisan pada anak bisa juga disebabkan karena adanya polusi udara. Kesehatan anak juga bisa terganggu karena keadaan udara yang dihirup mereka. Misalnya adalah polusi udara akibat asap rokok, kendaraan bermotor yang dapat menyebabkan iritasi di bagian selaput lendir. Terlebih lagi selaput lendir di usia anak anak yang bisa robek dikarenakan masih tipis.

16). Trauma benturan
Pada anak mimisan bisa terjadi disebabkan karena trauma suatu benturan. Hidung anak yang terkena mimisan bisa juga disebabkan karena trauma, misalnya diakrenakan terbentur sesuatu, atau akibat mengorek terlalu keras hidung dan akibat terpukul oleh benda keras lain. Anda bisa mencegahnya dengan lebih memperhatikan tingkah laku anak saat bermain.

17). Pengaruh obat-obatan
Penggunaan jenis obat obatan tertentu pada anak juga dapat memicu terjadinya mimisan pada anak. Misalnya hidung saat mampet dan menggunakan jenis obat obatan steroid yang fungsinya agar hidung menjadi lega. Tentunya konsultasikan juga ke dokter apabila setelah menggunakan jenis obat ini justru terkena mimisan anak anda.

18). Dikarenakan Infeksi
Infeksi juga dapat membuat terjadinya mimisan pada anak, terutama pada
daerah hidung. Misalnya pembuluh darah yang melebar dikarenakan infeksi
sinus. Umumnya darah akan keluar dari hidung, namun terkadang darah
tidak keluar dari hidung, tetapi tertelan ke tenggorokan.Keadaan infeksi jga dapat menyebabkan mimisan terjadi pada anak. Misalanya akibat vestibulitas, yaitu terjadinya peradangan dibagian selubung akar rambut yang biasanya terjadi dibagian dalam depan rongga hidung anak Anda. Atau bisa juga terjadi karena masalah sinusitis, yaitu terjadinya peradangan di rongga sinus daerah kanan dan kiri atas hidung.Infeksi sismetik yang diakibatkan karena anak mengalami suatu msalah gangguan kesehatan, salah satu diantaranya yaitu demam berdarah. Sebaiknya segera melakukan pemeriksaaan ke dokter apabila mengalami mimisan yang disebabkan karena infeksi.

Baca juga:

Cara mengobati mimisan pada anak:

Mimisan digolongkan menjadi 2, yaitu mimisan ringan dan berat. Apabila sumber pendarahan adalah bagian depan rongga hidung maka disebut dengan mimisan ringan. Sementara disebut sebagai mimisan berat yaitu apabila sumbernya dari dalam atau belakang rongga hidung. Perlu anda waspadai jenis mimisan yang berat ini, dan cari tahu apa yang menjadi penyebabnya. Sesuai bertambahnya usia, pada umumnya gangguan mimisan akan berkurang dengan sendirinya.Dikarenakan semakin bertambahnya usia,maka pembuluh darah dan selaput lendir pada hidung akan semakin kuat, sehingga tidak akan muda pecah. Dan alergi tidak mudah kambuh,karena daya tahan tubuh juga semakin kuat.Sekitar 90% kasus mimisan pada anak tergolong ringan, dan dapat diatasi sendiri di rumah. Jadi, begitu anak mimisan, lakukanlah segera tindakan berikut:

Cara mengatasi mimisan pada anak adalah :

1). Jangan membaringkan anak dan menundukkan kepalanya
Pertolongan pertama mimisan pada anak adalah jangan membaringkan anak atau menundukkan kepalanya, sebab hal ini justru akan membuat keadaan menjadi parah. Dan hindari juga mengangkat kepala ke arah atas.

2). Posisi yang paling baik adalah posisi tegak
Posisi duduk pada anak anda ada yang baik adalah dengan posisi kepala yang sedikit lebih maju, dan bisa menggunakan jempol atau telunjuk untuk menutup lubang hidung,dengan cara memijat hidung selama kurang lebih 2 – 5 menit dan bernafaslah lewat mulut.

3). Menggunakan daun sirih
Sejak lama daun sirih sudah dipercaya untuk membantu mengatasi mimisan,terlebih mimisan pada anak. Caranya adalah dnegan mengambil daun sirih yang sudah dicuci terlebih dahulu. Lalu setelah itu digulungkan membentuk corong yang sesuai dengan ukuran lubang hidung pada anak anda.Setelah itu sumpalkan pada lubang hidung kurang lebih 15 – 20 menit. Dimana daun sirih merupakan adstringent, yang berfungsi menciutkan pembuluh darah.

4). Menggunakan es batu
Dengan menggunakan es batu, anda juga bisa menghentikan darah yang keluar dari dalam hidung yang mengalami pendarahan. Caranya adalah dengan membungkus es dengan lap atau kain bersih, lalu tempekan pada bagian kening dan hidung anak anda. Dimana pembuluh darah yang membesar dapat terbantu dikecilkan dengan menggunakan es batu ini, dan juga bisa membuat darah berhenti mengalir dalam rongga hidung.

Pencegahan mimisan agar tidak kambuh lagi:

Dan untuk mencegah agar mimisan tidak kambuh lagi, dapat melakukan akupuntur yang dapat memperkuat kapiler hidung. Pegobatan jenis ini dilakukan seminggu 2 kali dan sebanyak 6-10 kali. Pada khasus mimisan anak,akupuntur memberikan hasil terapi yang sangat baik. Meski pada khasusnya mimisan tidaklah berbahaya, namun hendaknya mewaspadai hal ini para orang tua, karena bisa juga kemungkinan anak anda menderita penyakit berbahaya seperti seperti ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura), demam berdarah, leukemia, talasemia berat, hemofilia atau tumor pada hidung.