4 Cara Ampuh Mencegah Anemia & Makanan Sehat Untuk Penambah Darah

Cara Ampuh Mencegah Anemia & Makanan Sehat Untuk Penambah Darah

Cara mencegah anemia dan makanan untuk penambah darah – Anemia yaitu penyakit berkurangnya sel darah merah yang berperan
sebagai pembawa oksigen keseluruh tubuh. Anemia atau biasa dikenal
dengan kurang darah kondisi dimana kadar sel darah merah atau protein
pengikat oksigen (O2) dan karbondioksida (Co2) berada dibawah jumlah
normal. Adapun gejala yang ditimbulkan oleh tubuh akibat kondisi ini
yaitu tubuh cepat sekali merasa lelah, letih, lesu, pucat dan sering
merasakan pusing kepala.

Anemia atau kurang darah
karena kurangnya mineral seperti zat besi, vitamin A, B12, C, kurangnya
asupan asam folat. Anemia bisa disebabkan oleh pendarahan yang berlebih
saat menstruasi ataupun kurangnya istirahat. Saat terjadi anemia bisa
diatasi dengan mengkonsumsi obat penambah darah yang diberikan oleh
dokter, ataupun bisa dibeli di apotek , namun bagi anda yang ingin
menambah darah atau mengatasi anemia dengan makanan penambah darah,
dibawah ini saya berikan beberapa contoh makanan sebagai referensi anda
untuk mengatasi masalah anemia. Makanan ini terdiri dari kelompok sayur
sayuran, buah, daging ataupun hewan laut yang memiliki kandungan yang
baik untuk menambah darah.

Sebelum
mengetahui makanan apa saja yang baik dikonsumsi untuk menambah darah,ada baiknya simak ulasan tentang cara mencegah dan
mengurangi resiko anemia, supaya menjadikan anda lebih mengerti untuk
menghindari dari resiko terjadinya anemia.

Cara mencegah dan mengurangi resiko anemia

Terdapat beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya anemia, berikut uraian selengkapnya :

  1. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C, karena vitamin C dapat mempermudah penyerapan zat besi dalam tubuh. Contoh makanan yang bayak mengandung vitamin C seperti buah buahan dan sayuran.
  2. Kurangi minuman yang mengandung kaffein, seperti kopi dan teh. Kandungan kaffein dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Boleh mengkonsumsi minuman yang mengandung kaffein, tetapi jangan dalam jumlah yang berlebihan karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
  3. Lakukan diet untuk mendapatkan asupan zat besi. Perbanyak mengkonsumsi makanan sumber zat besi untuk menghindari diri dari resiko anemia.
  4. Segera hubungi dokter atau pusat pelayanan kesehatan jika terjadi gejala anemia yang membutuhkan penanganan lebih, seperti transfusi darah.

Makanan untuk penambah darah :

Setelah mengetahui cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah dan mengurangi resiko anemia, berikut ini adalah beberapa contoh makanan untuk penambah darah. Berikut keterangan selengkapnya.

Makanan penambah darah yang berasal dari kelompok daging merah
Daging
merah seperti daging sapi, kerbau, domba atau daging kambing, memiliki
kandungan protein dan zat besi (Fe) yang baik untuk penambah darah.
Selain itu daging merah bermanfaat untuk membentuk sel sel tubuh yang
rusak dan zat zat pengatur seperti enzim. Tetapi dianjurkan untuk tidak
berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah ini karena kandungan
kolestrol nya yang tidak baik untuk kesehatan tubuh. Boleh
mengkonsumsinya tetapi dalam jumlah kurang lebih 70 gram perharinya,
karena sesuatu yang berlebihan itu tentu tidak baik bagi kesehatan.

Makanan penambah darah yang berasal dari kacang kacangan

Kacang
kacangan yang terdiri dari kacang hijau, kacang polong, dan kacang
almond, disinyalir memiliki nutrisi yang baik untuk penambah darah. Jika
anda yang doyan ngemil gantilah camilan anda dengan kacang kacangan
saat terjadi gejala anemia pada tubuh anda.Kacang hijau,
mempunyai kandungan zat besi yang cukup banyak, zat besi merupakan
mineral penting yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah. Begitu juga
dengan kacang polong dan kacang almond yang mengandung zat besi yang
baik untuk mengatasi anemia. Mengkonsumsi salah satu dari ketiganya
setiap hari dapat menghindari kita dari kurang darah.

Makanan penambah darah yang berasal dari hewan laut

Makanan
laut atau seafood seperti udang, ikan salmon dan juga kerang atau
tiram, sangat baik jika dimasukan kedalam salah satu daftar makanan
untuk penambah darah.Udang, memang baik untuk penambah darah
karena kandungan mineral yang terdapat didalam nya, tetapi bagi anda
yang memiliki alergi terhadap udang, sebaiknya gantilah makanan laut
penambah darah dengan ikan salmon.Ikan salmon, selain memiliki
kandungan zat besi yang cukup tinggi, ikan salmon ini juga mengandung
omega 3 yang baik untuk menunjang perkembangan otak anak. selain itu
kandunagn vitamin B12 nya berperan untuk membelah sel dan menjaga system
syaraf serta sel yang diperlukan untuk proses pembentukan DNA. Selain
ikan salmon dan udang tiram dan kerang juga baik untuk menambah darah.


Makanan penambah darah yang berasal dari sayur sayuran

Sayuran
hijau seperti bayam, brokoli, dan sawi, memiliki kandungan zat besi
yang baik untuk menambah darah. Brokoli sangat baik untuk meregenerasi
sel sel darah merah yang rusak, selain itu kandungan vitamin C nya bisa
membantu penyerapan zat besi oleh tubuh. Selain brokoli bayam juga
memiliki kandunagn zat besi yang cukup tinggi. Perlu diingat
mengkonsumsi bayam tidak boleh lebih dari 5 jam setelah proses
pemasakan, karena nutrisi yang terkandung dalam bayam akan teroksidasi
dan menimbulkan racun yang tidak baik untuk kesehatan tubuh.Jenis
sayuran berupa sawi tidak kalah pentingnya dari brokoli dan bayam
sebagai makanan penambah darah dari jenis sayuran yang bermanfaat untuk
menambah darah.

Baca juga:


Makanan penambah darah yang berasal dari buah buahan

Buah
bahan yang mengandung vitamin C, vitamin B dan mineral lainnya yang
bermanfaat untuk penambah darah yaitu buah jambu biji, apel, mangga,
jeruk, buah naga, pepaya dan buah buahan lainnya.Vitamin C dalam
buah buahan bermanfaat untuk membantu mempermudah penyerapan zat besi
didalam tubuh. Untuk itu perbanyak mengkonsumsi buah buahan setiap
harinya untuk menambah darah dan menjaga kesehatan tubuh kita.

Selain
beberapa contoh makanan diatas terdapat beberapa daftar makana lain
yang dapat bermanfaat untuk penambah darah seperti daging bebek, daging
ayam kampung, telur, dan masih banyak makanan lainnya.